Asik

Selasa, 11 November 2014

Letak Bola Langit dan Bintang

Jika gugus galaksi adalah kumpulan bintang-bintang muda yang terdapat di galaksi kita, gugus bola adalah kumpulan bintang yang mengorbit galaksi. Bentuk gugus bola lebih teratur dan memiliki jumlah anggota lebih banyak dibandingkan dengan gugus galaksi. Bintang-bintang anggota gugus bola biasanya lebih tua dari bintang anggota gugus galaksi. Ikatan bintang-bintang anggota gugus bola lebih kuat dari gugus galaksi, dan tidak mudah tercerai (kecuali ada gangguan dari gugus bola lain  yang jaraknya cukup dekat.

Biasanya setiap galaksi memeiliki gugus-gugus bola yang bergerak mengelilinginya. Galaksi kita memiliki sekitar 150 buah gugus bola. Sedangkan galaksi Andromeda memiliki 500 buah gugus bola. Jarak gugus bola ini dari galaksi yang dikelilinginya mencapai 40 kpc dari pusatnya.

Gugus bola memiliki kerapatan bintang yang sangat tinggi, sehingga bagian-bagian ini memiliki kemungkinan yang cukup besar untuk saling bertumbukan satu sama lain. Pada setiap gugus bola, bintang yang magnitudo mutlaknya paling besar akan memiliki massa paling besar sehingga bintang ini akan lebih dahulu memasuki tahap raksasa dalam evolusinya.

Untuk bintang-bintang yang sedang runtuh dan semakin mengerut, kerucut cahayanya semakin sempit, dan pada suatu titik tidak ada lagi cahaya yang dapat keluar dari permukaan bintang itu. Pada saat inilah bintang menjadi lubang hitam. Jari-jari bintang pada saat cahaya tidak dapat memancar keluar dinamakan jari-jari schwarschild atau jari-jari  gravitasi. Pada keadaan ini permukaan bintang dinamakan event horizon (peristiwa horizon). Jari-jari bola foton harganya 1,5 kali jari-jari horizon peristiwa. (Admiranto, 2009: 92-93) (Departemen Agama RI. 2002. Islam Untuk Disiplin Ilmu Astronomi. Jakarta: Direktorat Jenderal Kelembagaan Agama Islam)

Pengetahuan mengenai benda langit sangat penting agar manusia senantiasa bersyukur dan mengingat nama-Nya. Hal ini dijelaskan dalam Al-Quran, sebagai berikut:

Dan Maha Suci Tuhan Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan apa yang ada di antara keduanya; dan di sisi-Nyalah pengetahuan tentang hari kiamat dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan. (Q. S. AzZukhruf: 85)

(yaitu) bintang yang cahayanya menembus. (Q.S. Ath Thaariq: 3)

Demi langit yang mempunyai gugusan bintang. (Q. S Al-Buruuj: 1)


Bintang-bintang semuanya melalui proses kelahiran/pembentukan dan suatu saat akan mengalami proses penghancuran/kematiannya. Selama proses itu, struktur, ukkuran, kecemerlangan, dan karakteristik lain dari bintang akan berubah. Karena itu bintang dikatakan berevolusi, yang pengertiannya tidak sama dengan pengertian evolusi di dunia. Akibat evolusi. Bintang dapat berubah menjadi bintang raksasa, maharaksasa, katai putih, atau bahkan meledak berkeping-keping. Sebagian diantara bintang-bintang itu ada yang berasosiasi dalam sistem bintang ganda, dimana keduanya bergerak mengorbit titik  pusat massa sistem bintang ganda tersebut. ( Departemen Agama RI, 2002: 21-22)

Tidak ada komentar: